Posts

Passion Seeker

Tidak terasa sudah dua bulan saya menjalani program Journalist Development Program Metro TV. Benar ternyata kata orang. Kalau senang, kerja seperti tidak kerja. Semua berjalan menyenangkan. Bahkan ketika bertemu suatu masalah yang sepertinya menyulitkan, tidak terasa sama sekali. Rasanya menyenangkan sekali bisa menjalankan hobi dan menghasilkan uang. Banyak pertanyaan datang ketika saya upload foto selfie saya dengan seragam bertulisan "Metro TV" di instagram. Maka izinkan saya berbagi alasan saya disini. Rutinitias bisa membuat seseorang lupa akan mimpinya. Ya, saat saya berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, semua teman saya bercita-cita menjadi pengacara kondang ibukota yang bekerja di law firm top tier dengan bergaji dolar. Selain itu ya menjadi notaris atau litigator (yang ini hanya sebagian kecil). Akhirnya mindset saya pun ikut terbentuk. Ya, saya harus bisa jadi lawyer juga! Mimpi saya sejak kecil pun kemudian semakin terlupakan dan me...

Hari Ibu di Rumah Sakit

Image
Genap empat hari sudah Ibu menjalani rawat inap di rumah sakit. Hampir empat bulan saya belum mendapatkan pekerjaan tetap. Saya diberi kesempatan oleh Allah untuk lebih mengenal Ibu saya dan melakukan hal-hal baik untuk Ibu, yang bila dibuat rasionya, satu banding satu miliar dari yang telah Ibu lakukan pada saya sejak saya terlahir di dunia. Kursi roda, infus dan Ibu. Tiga hal yang tidak terbayangkan akan berada dalam satu frame secepat ini. -- Akhir bulan Agustus saya diwisuda. Sudah tidak terbendung rasanya untuk dapat mencicipi kebebasan. Kebebasan hakiki yang sebenarnya. Tujuh tahun yang lalu definisi “bebas” hanya sebatas satu hari dalam seminggu—hari Minggu—dimana siswa SMA Taruna Nusantara bisa pesiar keluar Magelang. Empat tahun yang lalu, sebagai mahasiswa Universitas Indonesia, “bebas” yang paling menyenangkan adalah ketika libur panjang tiga bulan, setelah semester genap berakhir. Setelah lulus saya tidak langsung melamar pekerjaan karena saya ingin sekali membantu...

Blusukan Menteri: Kerja atau Pencitraan?

Image
Pembaharuan bukanlah suatu creatio ex nihilo —ciptaan yang meloncat begitu saja dari ruang kosong, melainkan sesuatu yang harus diperjuangkan dan dilakukan secara konstan . “Kerja, kerja, kerja” adalah jargon yang menjadi aspirasi dari Presiden Joko Widodo atas kabinetnya dalam menciptakan perubahan di masyarakat . Etos kerja ini nampaknya juga berusaha untuk ditanamkan dan dihayati oleh para menteri dalam kabinetnya. Presiden Jokowi pekan lalu mengunjungi korban bencana Sinabung di Sumatra Utara. Seakan latah dan tak mau kalah, para Menteri juga terlihat menghiasi layar kaca melakukan blusukan. Tren blusukan adalah suatu kemajuan pesat dalam model kepemimpinan di pemerintahan Indonesia. Menteri-menteri pada periode sebelumnya cenderung lebih sering bekerja di dalam ruangan, memantau lewat kaki tangan dan jarang turun ke lapangan. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi blusukan ke BNN.  Blusukan yang dilakukan para Menteri ini seti...

Best Delegate in TEIMUN 2014: Have Faith, It Will Lead You Anywhere You Want

Image
I love travelling since I was born (haha sounds nonsense) but really! I was very lucky to conquer some parts of USA and Europe in my early age. It's because of my father. He had his master in Pittsburgh and my mother followed him there. Unluckily, I remember nothing. I could just stare on the beautiful printed photos inside every page of some big albums in the house. When I reached the third year of my university, I found an activity that might bring me back to USA. Yes, it was a Model United Nations. It is a simulation of United Nations Assembly. As the name suggests, Model United Nations, or more commonly known as MUN, is an academic simulation of the United Nations. Basically, delegates inside an MUN will act as a representative of a nation state and convey its stances upon certain global issues. Through MUN, delegates will have the opportunity to learn more about diplomacy, public-speaking, critical thinking and also legal drafting. The MUN that I was talking about was Harva...

Magical Istanbul

Image
Last week I went to Istanbul after finishing umroh in Saudi Arabia. My family and I did the umroh with a guidance from a tour agent called "Multazam Community", but in Turkey we were guided by "Dorak Tour". It's amazing that the tour guides (Turkish) can speak in Indonesian! We went there at the last week of April.  It was Spring and the weather is brizzy cold. Although it was still Spring, there weren't so many tulips. The tour guide said 1-20 April is the best time for tulips to bloom... And surprisingly, Tulip is originally comes from TURKEY! Not NETHERLANDS. Whoops just knew this! Apparently Netherlands has a better skill of marketing :D Well actually we went to Turkey a day before the umroh and two days after the umroh. Before the umroh, we went to Aya Sofya mosque, the Bosphorus, Kircilar leather jacket (apparently the best quality of leather is in Turkey, not Italy!), jewelry store, and having dinner in local restaurant. The schedule was soo tigh...

Blind Dog in a Meat Market

" I won't be in Penn 'till next Monday. We'll meet Tuesday. " " Excuse me sir, I have to interview one of an expert at that day.. " " Okay, let's figure it out next week. We can reschedule the session. " --- " Vina, let's meet tomorrow. 10AM. Sharp. " YES! Pada akhirnya, setelah berulang kali merancang pertemuan dengan orang itu, Vina akan bertemunya lagi setelah Chapter 3 thesis -nya terbengkalai tanpa revisi.  Pennsylvania Libary , jam 10. Malam itu Vina memutuskan untuk tidur cepat, supaya tidak kesiangan esoknya. Tidak boleh ia melewatkan waktu untuk bisa bertemu seseorang yang maha penting itu. Ia tahu orang itu begitu sibuk, begitu pintar, cerdas, kehebatannya menggaung kemana-mana. Ia keturunan Prancis - Indonesia, sehingga terkadang mereka membicarakan sejarah Indonesia. Terutama masa-masa kelam ketika pertumpahan darah dimana-mana terjadi dan kaum Tionghoa diburu-buru pada masa pemberantasan komunis. Vina j...

Jatah Umur Berkurang

Image
Tanggal 6 Maret 1993, pemilik blog ini lahir ke dunia. Iya, ini post tentang ulang tahun ke 21 saya. Dari tahun 2010, sampai tahun 2013, hari ulang tahun saya semakin lama semakin sepi. Tidak ada lagi surprise ulang tahun yang datang seperti di awal kuliah saat masih menyandang status mahasiswa baru. Tidak terlalu banyak BBM yang masuk (mungkin karena semua udah hijrah ke LINE dan saya tidak aktif di LINE). Belum ada kado yang saya terima ( positive thinking aja mungkin kadonya nyusul taun depan) WAKAKAK. Mungkin karena saya tidak banyak punya teman yang benar-benar teman, ya seperti peer-group  begitu. Saya sendiri menyadari kalau saya tidak terlalu piawai menjaga pertemanan. Saya masih terus belajar dan jujur saya mengagumi mereka yang punya seseorang yang mereka panggil sahabat sejak mereka sekolah dasar atau orok (sejak orok udah whatsappan). Sahabat sejati saya hingga saat ini ya kakak saya dan saudara saya. Annisa dan Yona. Ini juga bisa terjadi karena k...