Posts

Showing posts from December, 2015

Longsor Ingatkan Janji Bangun Infrastruktur

Image
Janji pemerintah tinggallah janji jika belum ada insiden yang menegurnya. Konteks yang ingin saya sampaikan dalam hal ini adalah terkait bencana longsor di Lebong Tandai, Bengkulu Utara. Pertama-tama akan saya ceritakan bagaimana sulitnya menuju tempat terjadinya longsor ini. Dari kota Bengkulu dibutuhkan waktu kurang lebih empat jam untuk mencapai kabupaten Bengkulu Utara. Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ala off road menuju ke posko pertama di Kecamatan Napal Putih selama kurang lebih 1 hingga 2 jam. Dari kecamatan, for safety reason kita harus menggunakan kendaraan roda empat 4x4 untuk ke wilayah Ronggeng. Hati-hati, di perjalanan ini mobil bisa nyangkut di tanah yang lembek dan dalam. Dan siap-siaplah anda akan seperti buah dalam blender, terpental-pental dalam mobil. Medan yang melelahkan, meski naik mobil. Dari Ronggeng untuk menuju ke poskonya harus berjalan 500 meter. Lalu ikuti terus rel kereta Lori (kereta pada zaman Belanda, kini digunakan untuk Molek--kendaraan modi…

Lidah Digoyang di Palembang

Image
Apa? Anda kira ini tentang pempek? Maaf, dengan sangat menyesal saya harus mengatakan hidup anda sia-sia. Masalahnya, masih banyak lagi makanan lainnya yang bisa dijajal dari Palembang selain pempek hehehe. Kuliner khas Palembang tidak hanya pempek apalagi hanya pempek kapal selam bro en sis. Jangan kecil hati, apalagi jadi keki dan iri hati: hampir semua makanan khas Palembang sudah saya jajal disini. Hehehe. Siap-siap ngiler yaa…

1.Pindang Patin

Pindang ini bisa iga atau daging atau apa aja deh. Pindang itu jenis kuahnya. Tapi paling enak sih pindang ikan patin. Salah satu yang paaaaling eeeeeenak itu di Pindang Musirawas Angkatan 45. Tekstur ikan patin ini lembuut banget. Saya pas kesana makan yang kepala. Padahal ya saya gak suka bagian kepala. Tapi usai makan, saya justru gak melihat ada sisa apapun kecuali duri ikan di piring saya. Saking enaknya! Makanya kesini itu prinsipnya seperti Jusuf Kalla, “lebih cepat lebih baik” karena pindang patin yang bagian buntut itu cepat habis! Se…