Posts

Happy Graduation, Bang Ama!

Image
Hai. Ternyata dia harus lulus juga akhirnya. Kalimat itu terdengar jahat. Tapi bisa dibuat terdengar unyu juga kok. Kalo harus mengingat kapan pertama kali gue sama Bang Ama ketemu sih gue rasa pas jaman-jaman kumpul tim sukses Bang Atok. Tapi kalo kapan pertama kali kita properly shake hands gue gak inget, sori Bang. Haha. Let’s stroll down memory a little bit. Mungkin bisa dimulai dari first impression . Sotoy gue : orang ini adalah orang yang pemales. Males makan, males belajar, males tidur. Tapi kayaknya pinter sih. Terus, orang ini introvert , penuh ide, tapi gak bisa desain. Kenapa kebanyakan negatif ya? Hahaha I’m trying to be honest :p But apparently : orang ini bukan pemales, hanya saja DEADLINER sejati. Bahkan sampe waktunya sidang skripsi tiba, ia masih menyelesaikan slide presentasinya di jalan menuju ruang sidang. Oh salah besar tentang desain, doi JAGO BANGET SOB. Gak pernah gak suka sama desainnya dia. Gak percaya? Buka arditama.tumblr.com deh. Dulu sih dis...

Negeri Seribu Tikus Berdasi

Tulisan ini adalah tulisan yang gue ikutkan dalam lomba menulis essay yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro dan alhamdulillah mendapat juara pertama. Tema tulisan adalah tentang korupsi di Indonesia dan cara pemberantasannya. Selamat membaca :) Penulis sebenarnya sangat bingung terhadap orang-orang yang mendalilkan dirinya mengabdi untuk negeri namun melakukan tindak pidana yang sangat keji: korupsi. Tidakkah mereka memiliki hati nurani? Kurang ironis apa melihat mereka bersenang-senang dalam limpahan harta yang bahkan bukan milik mereka sendiri, di atas penderitaan rakyat kecil? Sejatinya memang bukanlah suatu hal yang muskil untuk memberantas korupsi. Namun dalam hal ini tentu diperlukan kerjasama antara seluruh elemen masyarakat. Mulai dari pengamen, pelajar, pengusaha, birokrat, pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bahkan sampai ke Presiden. Di tengah-tengah rasa pesimis akan kemajuan bangsa yang terus diwarnai dengan pemberitaan tentang korupsi, penulis me...

Happy 21st Birthday on 12/12/12 Nisa!

Image
Pada dasarnya gue adalah orang yang selalu ingin membuat orang yang gue sayangi sadar bahwa gue sayang sama mereka. Maka biasanya untuk ayah, ibu, kakak, sahabat, di hari spesial mereka, biasanya gue bikin ‘sesuatu’. Apa aja deh, mau tulisan, ucapan super panjang sampe kayak novel, ganggu di BBM dengan PING berjuta kali, editan foto, video, gambar, etc. Nah, bertahun-tahun kakak gue ulang tahun, selalu gue bikinin dia either ucapan sweet or foto editan. But what I get in return? Dia jarang banget bikin ucapan yang sweet atau editan foto yang unyu2 gitu. Jadi tahun ini gue agak males deh bikinin sesuatu buat dia. Haha, pamrih banget ya. However that’s human right? Tapi gak sih gue ikhlas kok. Dan seharian ini gue agak merasa bersalah karena gak bikinin dia sesuatu. Jadi in the end, jam 2.33 pagi ini gue kebangun dan memutuskan bikin tulisan untuk menghilangkan rasa ganjel ini. HUFT. Okay so this post dedicated to my sister for her 21st birthday... Let me throw back some memories ...

Manusia atau Dewa #2

Hai, kita bertemu lagi Dewa. Kali ini dalam keadaan yang sama sekali tidak kuduga. Aku tidak pernah tahu kau akan ada disitu. Begitupun kamu, yang mungkin belum (juga) menyadari keberadaanku. Kamu tahu bagaimana perasaanku saat itu? Aku hampir meledak. Sakit jiwa ya kamu, bisa-bisa kamu dipenjara bikin orang mendapat serangan jantung semendadak itu. Kamu tahu, aku yang awalnya kelaparan mendadak kenyang dan tidak nafsu makan. Aku terlampau senang, gembira, riang, apapun lah itu mengetahui saat itu kita berjarak beberapa meter saja. Walau kita tidak berbincang. Hanya mataku dan matamu yang sesekali bertemu. Itupun hanya firasatku semata. Sejak matahari di atas kepala hingga suryanya nyaris hilang, aku tak kunjung melepaskan pandanganku padamu, mungkin sesekali melihat ke layar telepon genggam. Tapi selebihnya pendengaranku selalu siaga dan merekam. Kamu tahu? Semalam sebelum pertemuan itu, aku sudah bersiap-siap bersenandung. Catat, aku tak tahu akan ada kamu disitu! Walau aku tahu a...

Andai Aku Menjadi Ketua KPK

Saya pada awalnya ragu untuk memulai menuangkan buah pikiran saya tentang apabila saya menjadi KETUA KPK . Suatu jabatan yang untuk sekedar menyebutkannya saja rasanya berat karena mengemban tanggung jawab yang besar dan penuh rintangan. Mengapa penuh rintangan? Karena kasus korupsi nampaknya tidak kunjung usai, terus menerus muncul, baik di media cetak maupun di radio, televisi, dan ekspektasi masyarakat sangat tinggi kepada KPK untuk memberantasnya. Padahal ini bukan satu masalah yang bisa diselesaikan satu lembaga saja. Namun butuh partisipasi dan peran aktif dari pemerintah dan juga masyarakat. Sebut saja kasus korupsi Gayus, disusul kasus korupsi dalam Bank Century yang entah seperti apa akhir ceritanya, kasus korupsi yang terjadi di kementrian, kasus Wisma Atlet yang menyeret banyak pejabat-pejabat pemerintahan, kasus korupsi pengadaan buku pelajaran, kasus korupsi di kepolisian dan berjuta kasus lainnya yang tak kunjung usai bermunculan. Muak saja rasanya tidak cukup. Tentu...

Manusia atau Dewa

Image
Picture taken by me, in Pangandaran, West Java (August, 2012) Sungguh aku benar-benar di antara kehabisan cara dan kelelahan dalam menemukan kekuranganmu. Daftar kelebihanmu yang kucatat justru semakin panjang saja. Satu bundel kertas folio bolak balik tak cukup ternyata. Kesulitan aku menemukan adjektiva paling tepat untukmu. Meramu huruf yang selanjutnya terkompilasi dalam suatu kata dan kalimat tuk memberikan deskripsi tentangmu sungguh sesulit Thomas Alva Edison menemukan bohlam lampu. Namun ternyata beribu kata itu mudahnya dirangkum jadi satu. Merangkumnya pun ternyata mudah seperti saat anak SMA kelas tiga mengerjakan ujian logaritma. Iya kamu benar, kata itu adalah 'sempurna'. Aura yang kau pancarkan bukan aura kaum pribumi kasta satu. Tanpa perlu kenal dan berjabat tangan pun orang kan tahu. Kisah hidup yang kau alami dengan mudah tersebar tanpa perintah. Seakan kau si panutan tak pernah salah. Apa yang tidak kau ku...

ALSA AGENDA

Image
So my Semunas XX ALSA team and I busy collecting money for ALSA next national event named Seminar dan Musyawarah Nasional XX ALSA Indonesia (SEMUNAS XX ALSA INDONESIA).  Before I continue, do you guys know what ALSA is? It's Asian Law Students' Association. We have local chapters that consist of thirteen local chapters from reputable public universities and national chapters that also consist of 13 countries all over the ASIA! Are you curious about the event? So this event consists of three main events: National Seminar about Otoritas Jasa Keuangan, National Assembly (discussing about our organizational matters and electing ALSA National Board's President) then the last will be City Tour. Last year it was held by Gadjah Mada University. It was so amazing and gave me unforgettable experiences. Also at that time ALSA Local Chapter Universitas Indonesia got an assuredness from the other local chapters to host this SEMUNAS XX ALSA Indonesia next year in 2013. As o...